Image

Rapat konsolidasi, yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, menghadirkan Kepala Bappedalitbang sebagai salah satu narasumber kunci. Dalam paparannya, Kepala Bappedalitbang membahas urgensi restorasi gambut sistematis dan terpadu sebagai respons terhadap perubahan iklim dan degradasi lingkungan. Kontribusi gambut dalam menyimpan karbon dan menjaga keanekaragaman hayati menjadikannya pusat perhatian dalam kebijakan lingkungan.

Kegiatan konsolidasi melibatkan perwakilan dari pemerintah, akademisi, masyarakat lokal, dan sektor terkait lainnya. Melalui dialog dan diskusi mendalam, para peserta menggali potensi dan tantangan dalam implementasi model restorasi gambut. Konsep sistematis dan terpadu menjadi pusat perhatian, menciptakan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Kepala Bappedalitbang menekankan pentingnya kerjasama lintas sektor dan partisipasi masyarakat dalam menjalankan model restorasi. Upaya kolektif ini dianggap sebagai kunci sukses dalam mencapai tujuan pelestarian gambut yang berkelanjutan. Selain itu, pendekatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pemberdayaan masyarakat lokal dan ekonomi daerah.

Hasil konsolidasi ini menjadi pijakan untuk melangkah ke tahap implementasi model restorasi gambut. Diharapkan bahwa upaya bersama ini akan membawa perubahan positif bagi lingkungan, ekonomi, dan keberlanjutan provinsi Kalimantan Barat. Kesinambungan komitmen dalam mengelola dan merestorasi gambut akan membentuk warisan lingkungan yang berkelanjutan untuk generasi mendatang